Loading
X
Selamat Datang di Portal Resmi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Bojonegoro © 2014
“Wonocolo Folklore Fiesta” Menjadi Tema Festival Geopark #2

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar festival budaya bertajuk “Festival Geopark #2” yang digelar Minggu (8/12/19) pagi hingga malam di kawasan obyek wisata Geopark Teksas Wonocolo.

Festival tersebut diawali dengan kegiatan jalan santai, senam SKJ 2018, araksi sapta pesona dan dilanjutkan hiburan budaya seperti reog, sandur, karawitan anak dan tari pada siang hari. Sedangkan gelar seni kentrung, langen tayub serta hiburan budaya lainnya disajikan pada malam harinya.

Pembukaan acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Drs. H.Budi Irawanto M.Pd; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Amir Sahid S.Sos M.Si; Kepala Dinas Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Welly Fitriama SSTP; Kepala Dinas Kominfo, Kusnandar Tjatur; Camat Kedewan ,Edy Subroto; dan seluruh camat se-Kabupaten Bojonegoro; serta Kepala Desa se-Kecamatan Kedewan.

Wakil Bupati Bojonegoro Drs. H. Budi Irawanto, M.Pd dalam sambutannya menyebut Festival Geopark #2 ini adalah suatu kegiatan promosi dan pengembangan geopark yang merupakan sebuah konsep pembangunan berkelanjutan berbasis pelestarian lingkungan, pendidikan dan peningkatan ekonomi, yang diwujudkan dalam bentuk event.

Masih menurut Wakil Bupati, Festival Geopark #2 yang mengambil tema “Wonocolo Folklore Fiesta” ini bertujuan memperkuat branding Geopark Bojonegoro yang mencerminkan karateristik pariwisata Kabupaten Bojonegoro agar dikenal oleh masyarkat, membangun kerjasama dan memperkuat pelestarian kesenian khas di wilayah kecamatan melalui event di tingkat Kabupaten Bojonegoro, guna mengangkat potensi kecamatan yang memiliki keterbatasan dalam menampilkan potensi kesenian lokal di wilayahnya.

“Kita cukup berbangga bahwa Kabupaten Bojonegoro diberikan berkah kemurahan alam berupa tambang minyak, namun sejatinya bukan kebanggaan itu yang menjadi isu utamanya, mengingat bahwa migas adalah sumberdaya alam yang tak terbarukan.” ungkap Wabub Bojonegoro.

Sementara, Kepala DISBUDPAR Bojonegoro menjelaskan Festival Geopark ini berlandaskan atas amanah dari Kementrian Lingkungan Hidup, bahwa pada bulan November 2017 lalu Kabupaten Bojonegoro ditetapkan sebagai Geopark Nasional Indonesia.

“Selain itu sesuai dengan keputusan Bupati tentang Badan Pengelola Geopark Nasional Bojonegoro.” imbuh Kadin Budpar.

Festival tersebut merupakan kegiatan kolaborasi dengan kegiatan kesenian daerah, bagaiamana mengangkat kesenian daerah dari 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro yang tergabung dalam 5 eks pembantu Bupati diantaranya Padangan, Kalitidu, Ngraho, Bojonegoro, Sumberejo dan Boureno.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Kedewan Edy Subroto dalam sambutanya mengatakan bahwa bicara tentang Texas, adalah pusat keilmuan perminyakan yang berada di Texas Amerika Serikat, baik secara exsploitasi dan eksplorasi minyak itu keilmuaanya di Texas USA.

“Kalau kita memakai nama Teksas Wonosolo yang mempunyai arti adalah untuk menuju sukses masyarakat Wonocolo di Kecamatan Kedewan dan sekitarnya.” tutur Edy Subroto.