Loading
X
Selamat Datang di Portal Resmi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Bojonegoro © 2014
Tupoksi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

KABUPATEN BOJONEGORO

 

 

  1. I.            Tugas Pokok

Tugas pokok Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten  Bojonegoro Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas di Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro mempunyai tugas “Melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah dan tugas pembantuan bidang Kebudayaan dan Pariwisata.”

 

  1. II.          Fungsi

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana disebutkan dan sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten  Bojonegoro Nomor 3 Tahun 2009, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro mempunyai fungsi :

  1. Perumusan kebijakan teknis di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  4. Pelaksanaan pengembangan pembangunan di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  5. Pengawasan dan pengendalian teknis bidang Pariwisata;
  6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. III.         Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten  Bojonegoro Nomor 3 Tahun 2008 adalah sebagai berikut :

  1. 1.        KEPALA DINAS

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Kepala Dinas mempunyai tugas memimpin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah dan tugas pembantuan bidang Kebudayaan dan Pariwisata.

Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :

  1. Perumusan kebijakan teknis di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  4. Pelaksanaan pengembangan pembangunan di bidang Kebudayaan dan Pariwisata;
  5. Pengawasan dan pengendalian teknis bidang Pariwisata;
  6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. 2.        SEKRETARIS

Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.

Sekretaris mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi dan memberikan pelayanan administratif.

Sekretaris dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahan koordinasi dan pengendalian rencana program kerja ;
  2. Penghimpunan, pengelolaan, penilaian dan penyimpanan laporan kinerja;
  3. Penyusunan bahan data dalam rangka pembinaan teknis fungsional;
  4. Penyusunan, penginventarisasian dan pengkoordinasian data dalam rangka penatausahaan;
  5. Pelaksanaan urusan umum, kepegawaian, keuangan, program dan laporan;
  6. Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugasnya.

 

Sekretariat Dinas terdiri dari :

  1. a.        Sub Bagian Umum dan Kepegawaian ;

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas memberikan pelayanan administratif urusan umum dan urusan kepegawaian

Untuk melaksanakan tugas ini, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi :

~           Pengelolaan urusan perlengkapan dan rumah tangga ;

~           Pengelolaan urusan tata usaha surat menyurat dan kearsipan;

~           Pengelolaan tata usaha kepegawaian yang meliputi pengumpulan data pegawai, buku induk pegawai, mutasi, pengangkatan, kenaikan pangkat, pembinaan karir dan pensiun pegawai;

~           Penyusunan informasi dan perencanaan pegawai;

~           Penyusunan administrasi serta evaluasi kepegawaian;

~           Penyelenggaraan usaha peningkatan mutu pengetahuan dan disiplin pegawai;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. b.        Sub Bagian Keuangan;

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas memberikan pelayanan administrasi keuangan.

Untuk melaksanakan tugas ini, Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi :

~           Penghimpunan dan pengolahan bahan-bahan untuk menyusun anggaran;

~           Penyiapan penyusunan rancangan, anggaran pendapatan dan belanja daerah;

~           Pengelolaan tata usaha keuangan dan pembukuan realisasi anggaran pendapatan dan belanja;

~           Pelaksanaan perhitungan anggaran dan verifikasi;

~           Penyelenggaraan tata usaha pembayaran gaji pegawai;

~           Pengurusan keuangan perjalanan dinas;

~           Pelaksanaan evaluasi dan menyusun laporan dibidang keuangan;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. c.        Sub Bagian Program dan Laporan;

Kepala Sub Bagian Program dan Laporan mempunyai tugas pelayanan administratif dalam menyiapkan bahan penyusunan, penghimpunan, pengolahan, penyimpanan, evaluasi Program dan Laporan.

Untuk melaksanakan tugas ini, Kepala Sub Bagian Program dan Laporan mempunyai fungsi :

~           Pengumpulan dan pengadaan sistematisasi data untuk bahan penyusunan program;

~           Pelaksanaan tugas pengumpulan dan penyajian data statistik;

~           Perumusan dan pelaksanaan penyusunan rencana program;

~           Pengelolaan, inventarisasi, pengkajian, dan analisis pelaporan;

 

~           Penginventarisasian hasil pengawasan dan tindak lanjut hasil pengawasan;

~           Penyelenggaraan kerjasama pengawasan;

~           Pelaksanaan analisis dan evaluasi serta pengendalian pelaksanaan program dan proyek;

~           Penghimpunan dan pengadaan sistematisasi data dan menyusun dokumentasi peraturan perundang-undangan dan hasil pembangunan;

~           Penyiapan bahan pembinaan organisasi dan tata laksana;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang tugasnya.

Masing-masing Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

 

  1. 3.        KEPALA BIDANG PENGEMBANGAN OBYEK WISATA

Bidang Pengembangan Obyek Wisata dipimpin oleh Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas.

Kepala Bidang Pengembangan Obyek Wisata mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan, pengembangan dan pemeliharaan obyek serta pengembangan daya tarik wisata.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Bidang Pengembangan Obyek Wisata mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan pembinaan dan upaya pengembangan obyek wisata serta pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana obyek wisata;
  2. Pelaksanaan pembinaan dan upaya pengembangan daya Tarik wisata;
  3. Pembinaan rekomendasi bidang pengembangan obyek wisata dalam rangka pengembangan daya tarik wisata;
  4. Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bidang Pengembangan Obyek Wisata terdiri dari :

  1. a.        Seksi Pengembangan dan Pemeliharaaan Obyek Wisata;

Kepala Seksi Pengembangan dan Pemeliharaan Obyek Wisata, mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang pengembangan obyek wisata pada bagian Pengembangan dan Pemeliharaaan Obyek Wisata.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Pengembangan dan Pemeliharaaan Obyek Wisata mempunyai fungsi:

~           Penyiapan bahan pembinaan dan upaya pengembangan obyek wisata;

~           Penyiapan bahan untuk mengembangkan karya seni budaya nasional, regional maupun lokal sebagai obyek wisata daerah,sesuai dengan etika dan estetika lingkungan kehidupan setempat;

~           Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi terhadap obyek wisata;

~           Pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana obyek wisata;

~           Pemberian rekomendasi dibidang obyek wisata ;

~           Penyusunan program kerja tahunan dan laporan kegiatan seksi;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan Kepala Bidang Pengembangan Obyek Wisata sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. b.        Seksi Pengembangan Daya Tarik Wisata

Kepala Seksi Pengembangan Daya Tarik Wisata, mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang pengembangan obyek wisata pada bagian Pengembangan Daya Tarik Wisata.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Pengembangan Daya Tarik Wisata mempunyai fungsi:

~           Penyiapan bahan pembinaan dan upaya pengembangan daya tarik wisata ;

~           Pemberian rekomendasi dibidang daya tarik wisata meliputi atraksi wisata, rekreasi dan hiburan umum;

~           Pelaksanaan pemantuan dan evaluasi terhadap tempat rekreasi, pelaksanaan atraksi dan pelaksanaan hiburan umum;

~           Penyusunan program kerja tahunan dan laporan kegiatan seksi;

~           Pelaksanaan perencanaan sebagai upaya dalam rangka pengembangan daya tarik wisata;

~           Penyusunan program kerja tahunan dan laporan kegiatan seksi;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan Kepala Bidang Pengembangan Obyek Wisata sesuai dengan bidang tugasnya.

Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengembangan Obyek Wisata.

 

  1. 4.        BIDANG BINA SARANA PARIWISATA

Bidang Bina Sarana Pariwisata dipimpin oleh Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas.

Kepala Bidang Bina Sarana Pariwisata mempunyai tugas menyiapkan bahan dan melaksanakan pembinaan, pengembangan dan pemantauan sarana pariwisata sumber daya manusia pariwisata dan hubungan antar lembaga pariwisata.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Bidang Bina Sarana Pariwisata mempunyai fungsi :

  1. Penyelenggaraan pembinaan dan pemantauan sarana pariwisata meliputi hotel rumah makan dan tempat hiburan;
  2. Pembinaan dan pengembangan sarana, serta melaksanakan hubungan antar lembaga pariwisata;
  3. Pemantauan dan evaluasi kegiatan pembinaan pengembangan pariwisata, sumber daya manusia pariwisata dan pengelola wisata;
  4. Penyusunan laporan pelaksanaan pembinaan, pengembangan, pemantuan dan evaluasi kegiatan ;
  5. Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bina Sarana Pariwisata terdiri dari:

  1. a.        Seksi Bina Hotel, Rumah Makan dan Tempat Hiburan;

Kepala Seksi Bina Hotel Rumah Makan dan Tempat Hiburan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang Bina Sarana Pariwisata pada bagian Bina Hotel Rumah Makan dan Tempat Hiburan.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Bina Hotel Rumah Makan dan Tempat Hiburan mempunyai fungsi:

~           Pengumpulan dan penyusunan bahan pembinaan di bidang hotel, rumah makan dan tempat hiburan;

~           Penyusunan dan penyiapan bahan pembinaan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan di bidang hotel, rumah makan dan tempat hiburan;

~           Penyusunan petunjuk teknis dibidang hotel, rumah makan dan tempat hiburan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

~           Pendataan dan pemberian rekomendasi di bidang hotel, rumah makan dan tempat hiburan;

~           Pelaksanaan pemantauan dibidang hotel, rumah makan dan tempat hiburan;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Sarana Pariwisata sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. b.        Seksi Hubungan Antar Lembaga Pariwisata;

Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang Bina Sarana Pariwisata pada bagian Hubungan Antar Lembaga Pariwisata.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga Pariwisata mempunyai fungsi:

~           Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga kepariwisataan ;

 

~           Pelaksanaan bimbingan dan pembinaan pada lembaga kepariwisataan;

~           Pendataan, pengolahan data dan persiapan bahan bantuan terhadap lembaga kepariwisataan;

~           Pelaksanaan pemantauan dibidang lembaga kepariwisataan;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Sarana Pariwisata sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. c.        Seksi Bina Sumber Daya Manusia Pariwisata.

Kepala Seksi Bina Sumber Daya Manusia Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang Bina Sarana Pariwisata pada bagian Sumber Daya Manusia Pariwisata.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Pariwisata mempunyai fungsi:

~           Penyiapan bahan pembinaan, pemberdayaan dan pendayagunaan Sumber Daya Manusia dibidang pariwisata;

~           Penyiapan bahan pembinaan dan upaya pengembangan sarana untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi wisatawan di bidang usaha jasa pariwisata;

~           Pelaksanaan pemantauan dan monitoring dibidang usaha jasa pariwisata;

~           Pelaksanaan bimbingan dan pembinaan dalam rangka pendayagunaan Sumber Daya Manusia dibidang pariwisata;

~           Pelaksanaan pengolahan dan menyiapkan petunjuk teknis terhadap kegiatan Sumber Daya Manusia dibidang Pariwisata;

~           Pelaksanaan pendataan kegiatan dan penyuluhan wisata;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bina Sarana Pariwisata sesuai dengan bidang tugasnya.

Masing-masing Seksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Sarana Pariwisata

 

  1. 5.        BIDANG PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN BUDAYA

Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya dipimpin oleh Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas.

Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya mempunyai tugas mengadakan usaha pembinaan secara terpadu dengan instansi terkait sebagai upaya pelestarian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya mempunyai fungsi :

  1. Pelaksanaan pendataan kegiatan kesenian, nilai budaya, kepurbakalaan dan cagar budaya;
  2. Pelaksanaan usaha pembinaan secara terpadu dengan instansi terkait untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian, nilaibudaya, benda-benda purbakala dan cagar budaya;
  3. Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya terdiri dari :

  1. a.        Seksi Pelestarian Budaya Tradisional;

Kepala Seksi Pelestarian Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya pada bagian pelestarian budaya tradisional.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Pelestarian Budaya Tradisional mempunyai fungsi:

~           Penggalian, pengiventarisasian dan merevitalisasi kesenian dari nilai budaya tradisional;

~           Pengadaan pembinaan kesenian dan nilai budaya tradisional;

~           Pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait untuk memelihara dan melestarikan kesenian dan nilai budaya tradisional;

 

~           Pemantauan dan pengevaluasian kesenian dan nilai budaya tradisional;

~           Penyusunan program kerja tahunan dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. b.        Seksi Kepurbakalaan dan Cagar Budaya;

Kepala Seksi Kepurbakalaan dan Cagar Budaya mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya pada bagian Kepurbakalaan dan Cagar Budaya.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Kepurbakalaan dan Cagar Budaya mempunyai fungsi:

~           Pengadaan pendataan, penggalian, pelaporan dan pemeliharan benda-benda purbakala dan cagar budaya;

~           Pengadaan pembinaan dan sosialisasi dan pemantauan terhadap benda-benda purbakala dan cagar budaya;

~           Pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan, pelestarian dan pegembangan benda-benda kepurbakalaan dan cagar budaya;

~           Pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan, pelestarian dan pengembangan benda-benda kepurbakalaan dan cagar budaya;

~           Penyusunan program kerja tahunan sub bagian dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan sub bagian;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya sesuai dengan bidang tugasnya.

 

  1. c.        Seksi Pengembangan Budaya.

Kepala Seksi Pengembangan Budaya mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya pada bagian Pengembangan Budaya.

Untuk menyelenggarakan tugas Kepala Seksi Pengembangan Budaya mempunyai fungsi:

~           Pengadaan pendat aan, penggalian, pelaporan dan pemeliharan budaya;

~           Pengadaan pembinaan dan sosialisasi serta pemantauanterhadap budaya;

~           Pelaksanaan promosi budaya lewat media atau pertunjukan;

~           Pembuatan instrumen atau inovasi sarana dalam pengembangan budaya;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya sesuai dengan bidang tugasnya.

Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya.

 

  1. 6.        BIDANG PENGEMBANGAN USAHA SENI DAN BUDAYA

Bidang Pengembangan Usaha Seni dan Budaya dipimpin oleh Kepala Bidang yang dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Seni dan Budaya mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan pengembangan promosi, usaha pariwisata dan seni budaya, pemantuan dan evaluasi pariwisata, seni dan budaya.

Untuk melaksanakan tugasnya Kepala Bidang Pengembangan Usaha Seni dan Budaya mempunyai fungsi:

  1. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan promosi usaha pariwisata, seni dan budaya;
  2. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi promosi usaha pariwisata, seni dan budaya;
  3. Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Bidang pengembangan usaha seni dan budaya terdiri dari :

  1. a.      Seksi Promosi Pariwisata Seni dan Budaya;

Kepala Seksi Promosi Pariwisata, Seni dan Budaya mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang pengembangan usaha seni dan budaya pada bagian Promosi Pariwisata Seni dan Budaya.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Kepala Seksi Promosi Pariwisata, Seni dan Budaya mempunyai fungsi:

~           Pengumpulan dan penyusunan bahan pembinaan promosi pariwisata,seni dan budaya;

~           Penyiapan bahan kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta dalam memajukan sarana promosi pariwisata seni dan budaya;

~           Penyiapan bahan upaya mengembangkan pembangunan sarana promosi dalam bentuk media cetak film,slide, poster, leaflet, dan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan yang berlaku;

~           Pengumpulan dan penyusunan bahan laporan bidang promosi;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Usaha Seni dan Budaya sesuai bidang tugasnya.

 

  1. b.      Seksi Bina Usaha Seni dan Budaya.

Kepala Seksi Bina Usaha Seni dan Budaya mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas bidang pengembangan usaha seni dan budaya pada bagian Bina Usaha Seni dan Budaya.

Untuk menyelenggarakannya Kepala Seksi Bina Usaha Seni dan Budaya mempunyai fungsi:

~           Pengumpulan data-data dalam rangka memberikan informasi dan pelayanan usaha seni dan budaya;

~           Penyiapan bahan pembinaan usaha serta kejasama instansi pemerintah dan swasta dalam rangka meningkatkan pelayanan usaha;

~           Penyusunan laporan tentang pelaksanaan pelayanan usaha;

~           Pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Usaha Seni dan Budaya sesuai bidang tugasnya.

Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pengembangan Usaha Seni dan Budaya.

 

  1. 7.        UPT DINAS

UPT Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas Kebudayaan dan Pariwisata sesuai dengan nomenklaturnya serta tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

UPT Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dibentuk dan ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan berdasarkan kebutuhan daerah serta telah memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.